Bidang Industri yang Biasanya Melakukan Pengelolaan dan Perawatan Kebersihan

Ada berbagai macam bidang industri yang selalu melakukan perawatan kebersihan. Namun, yang paling utama adalah pada bagian pengelolaan air. Sebab, dengan kelola air yang baik, biaya industri bisa cukup ditekan. Terlebih hal tersebut akan mengurangi limbah yang bisa merusak lingkungan.

1. Pembersihan Peralatan Industri
Pembersihan peralatan industri secara luas mencangkup semua peralatan yang digunakan dalam menjalankan proses produksi. Terlebih jika perusahaan Anda menjalankan industri manufaktur yang segala sesuatunya dilakukan dengan mesin. Pembersihan dan perawatan mesin harus dilakukan setiap hari secara rutin, supaya proses produksi di dalamnya selalu lancar tanpa terhambat mesin yang bermasalah.

Beberapa hal yang biasanya dilakukan dalam pembersihan berkala peralatan industri adalah perawatan mesin, pengelolaan limbah, pembersihan permukaan peralatan, perawatan dan pengelolaan air, serta perawatan umum. Apabila perusahaan Anda tidak memiliki bagian khusus untuk hal tersebut, Anda bisa mencoba jasa penyedia perawatan peralatan industri yang sudah profesional. Beberapa penyedia jasa ini bahkan memberikan pelatihan keselamatan untuk karyawan, hingga layanan lainnya seperti support untuk perhitungan biaya kebersihan, perhitungan penggunaan air, dan lain sebagainya yang membantu perusahaan Anda dalam menghemat biaya.

Untuk selalu menjaga kebersihan peralatan industri, ada baiknya perusahaan Anda juga bekerja sama dengan penyuplai bahan pembersih. Bahan tersebut termasuk peralatan serta bahan kimia yang dipastikan efektif dalam melakukan perawatan sehari-hari. Jangan lupa untuk mencari bahan kimia pembersih yang ramah lingkungan.

2. Perawatan dan Pengelolaan Heat Exchangers
Tidak lupa, salah satu peralatan penting yang biasa ada dalam industri adalah heat exchangers, atau alat penukar panas. Seperti namanya, alat ini dipakai untuk memindahkan energi panas dari 2 atau lebih fluida dengan suhu yang berbeda. Fluida satu sebagai fluida panas, sedangkan yang lainnya adalah fluida dingin. Dalam penukaran panas ini, ada yang dilakukan secara langsung(direct contact heat exchanger), ada juga yang dibatasi dengan sebuah dinding pembatas(indirect contact heat exchanger).

Beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada heat exchanger adalah pemilihan fluida yang bisa dimasukkan ke dalam alat penukar panas, dan melakukan pembersihan berkala supaya kotoran di dalam tabung maupun bagian-bagian alat HE lebih bersih. Jangan lupa untuk menggunakan bahan kimia yang baik supaya tidak ada korosi pada bagian-bagian HE.

3. Sanitasi Industri
Untuk menjaga lingkungan sekitar tetap bersih, pengelolaan sanitasi industri wajib dilakukan. Sanitasi sendiri merupakan kegiatan pengawasan dan pemeliharaan ketersediaan air, pengelolaan pembuangan limbah, dan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sampah. Dalam bidang industri, biasanya limbah pabrik adalah alasan mengapa sanitasi harus dibuat sebaik dan seefektif mungkin. Beberapa hal yang termasuk ruang lingkup sanitasi industri antara lain; pengendalian air, sanitasi makanan, pencegahan dan pembasmian vector, sanitasi tempat kerja, dan tentu saja pengendalian serta pembuangan limbah.

Untuk mengendalikan limbah dan kotoran apa pun dari pabrik, diperlukan sistem tertentu dan juga penggunaan bahan kimia yang sesuai. Bahan kimia yang digunakan adalah yang ramah lingkungan sehingga tidak mengakibatkan kerusakan yang lebih buruk.

Tinggalkan Balasan